Malaysia Layangkan Protes Diplomatik Imbas Karhutla, KLHK Langsung Terjunkan Tim Verifikasi

By Admin


Ilustrasi
nusakini.com, Bencana kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan memicu ketegangan regional pada Selasa, 25 Agustus 2026. "Pemerintah Malaysia melalui Menteri Luar Negeri memutuskan mengirimkan surat protes diplomatik karena paparan asap tebal mulai menyelimuti wilayah Sarawak," tulis laporan resmi dari pihak negara tetangga.

Merespons hal tersebut, pakar lingkungan dari Institut Pertanian Bogor (IPB) dan Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (WALHI) meminta pemerintah pusat untuk bergerak jauh lebih cepat. "Pemerintah harus segera menindak tegas dan mengevaluasi izin operasional perusahaan yang konsesinya terbukti menjadi sumber titik api," desak perwakilan koalisi tersebut.

Kementerian Lingkungan Hidup (KLHK) merespons desakan ini dengan menurunkan langsung tim Deputi Penegakan Hukum ke berbagai lokasi kejadian. "Langkah verifikasi lapangan ini bertujuan untuk menyelidiki penyebab pasti kebakaran agar sanksi berat dapat dijatuhkan kepada pihak yang diduga bertanggung jawab," ujar perwakilan kementerian.

Menteri Lingkungan Hidup RI, Jumhur, turut menginisiasi langkah mitigasi berkelanjutan melalui gerakan kampanye pemulihan alam berskala nasional. "Kita harus menerapkan gerakan Tobat Ekologis Nasional untuk memulihkan kerusakan ekosistem dan menindak tegas pelaku kejahatan," tegas Jumhur.

Di samping penindakan di lapangan, pemerintah juga secara resmi membenahi tata kelola data melalui terbitnya Peraturan Menteri Lingkungan Hidup Nomor 1 Tahun 2026. "Penerbitan regulasi ini diharapkan mampu mengintegrasikan basis data secara aktual agar deteksi krisis di masa mendatang jauh lebih cepat," pungkas pernyataan tertulis kementerian. (*)